REKONTRUKSI HUKUM NAFKAH PASCA PERCERAIAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF MAQÂSHID AL-SYARÎ’AH

Dr. Muhammad Fauzan, SHI, MA*

 

A.      PENDAHULUAN

Aturan tentang nafkah pasca perceraian diatur dalam Pasal 41 Huruf c UU No. 1 Tahun 1974 dan Pasal 149 hurub b Kompilasi Hukum Islam (KHI). Pasal 41 huruf c UU No. 1 Tahun 1974 menyebutkan bahwa Pengadilan dapat mewajibkan kepada bekas suami untuk memberikan biaya penghidupan dan atau menentukan sesuatu kewajiban bagi bekas isteri. Agak berbeda dengan UU No. 1 tahun 1974, Pasal 149 huruf b KHI menyebutkan bahwa  bilamana perkawinan putus karena talak, maka bekas suami wajib memberi  nafkah,  maskan  dan  kiswah  kepada  bekas  isteri  selama  dalam  iddah,  kecuali  bekas isteri telah dijatuhi talak ba’in atau nusyuz dan dalam keadaan tidak hamil.

Dalam fikih klasik disebutkan bahwa para ahli fikih sepakat mengatakan perempuan yang ditalak raj’i masih berhak mendapatkan nafkah dan tempat tinggal namun para ahli fiqh masih berbeda pendapat tentang perempuan yang ditalak ba’in. Ulama Hanafiyah berpendapat bahwa istri yang ditalak ba’in tetap berhak atas nafkah dan tempat tinggal seperti perempuan yang ditalak raj’i karena dia wajib menghabiskan masa iddah di rumah suaminya. Sedangkan di rumah ini terkurung, karena suaminya masih ada hak kepadanya. Jadi dia wajib mendapatkan nafkahnya. Nafkahnya ini dianggap hutang yang resmi sejak hari jatuhnya talak. Hutang ini tidak dapat dihapus, kecuali sudah dibayar lunas atau dibebaskan.” 

Read more: Rekonstruksi Hukum Nafkah Iddah Pasca Perceraian

HAKIM PA TANJUNGPATI RAIH GELAR DOKTOR

DENGAN PREDIKET CUM LAUDE, IPK 3.89


Pengumuman Yudisium dan IPK Promovendus Muhammad Fauzan 

Setelah melewati prosesi Ujian Terbuka di Aula kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau tanggal 15 Juni 2016 di Sukajadi Pekanbaru, Rektor UIN Suska Riau (Prof. Dr. Munzir Hitami) sebagai keta Tim Penguji mengumumkan Promovendus an Muhammad Fauzan (Hakim PA Tanjungpati) berhasil meraih gelar Doktor Hukum Keluarga dengan prediket "Cum laude" IPK 3,89. Muhammad Fauzan juga tercatat lulus dengan prediket cum laude pada strata I dan Strata II pada tahun 2004 dan 2006, bahkan pada tahun 2004 dinobatkan sebagai pemuncak (lulusan Terbaik ) Universitas dengan IPK 3,97.

Read more: Hakim PA Tanjungpati Raih Gelar Doktor Dengan Prediket Cum Laude IPK 3,89

UCAPAN SELAMAT